Spotify Premium Kini tembus 130 Juta Pengguna

WEKOID - Situasi pandemi tak senantiasa merugikan bagi seluruh pihak, terutama Spotify. Pelayananmusik streaming itu justru mengalami peningkatan jumlah pengguna berbayar di Q1 2020.

Menurut laporan keuangan kuartal perdana (Q1) 2020, jumlah pelanggan Spotify Premium mencapai 130 juta. Angka ini meningkat segede31% di bandingkan musim yang sama pada thlalu (Q1 2019), dikutip dari Ubergizmo, Senin (4/5).

Lebih lanjut, keseluruhan pelanggan berbayar tersebut juga meningkat 5% dibanding kuartal pada awal mulanya (Q4 2019), yang pada saat itu pengguna berbayar Spotify terdaftar 124 juta.

Menurut perusahaan, pelanggan berbayar ini berasal dari kawasan Eropa 39%, Amerika Utara 29%, Amerika Latin 21%, dan kawasan yang lain11%. Tetapi, Spotify malas mengungkap argumenmeningkatnya pengguna berbayar.

Pihaknya hanya menyatakan kenaikan mulai berlangsung saat penerapan Lockdown di banyaknya wilayah.

“Terlepas dari seluruhnya ketidakstabilan di seluruh dunia, kami mencapai nyaris seluruhnyametrik Penting, papar Kepala Eksekutif Spotify, Daniel Ek.

Kenaikan pengguna berbayar juga berdampak besar bagi pendapatan Spotify. Terdaftar, pendapatan pelayanan musik streaming tersebut berada di angka 1,85 miliar euro (Rp3 triliun), meningkat 22% dibanding Q1 2019 yang hanya 1,5 miliar euro (Rp2,4 triliun).

Mungkin segini dulu artikel tentang SpotifySituasi pandemi tak senantiasa merugikan bagi seluruh pihak, terutama Spotify. Pelayananmusik streaming itu justru mengalami peningkatan jumlah pengguna berbayar di Q1 2020.

Menurut laporan keuangan kuartal perdana (Q1) 2020, jumlah pelanggan Spotify Premium mencapai 130 juta. Angka ini meningkat segede31% di bandingkan musim yang sama pada thlalu (Q1 2019), dikutip dari Ubergizmo, Senin (4/5).

Lebih lanjut, keseluruhan pelanggan berbayar tersebut juga meningkat 5% dibanding kuartal pada awal mulanya (Q4 2019), yang pada saat itu pengguna berbayar Spotify terdaftar 124 juta.

Menurut perusahaan, pelanggan berbayar ini berasal dari kawasan Eropa 39%, Amerika Utara 29%, Amerika Latin 21%, dan kawasan yang lain11%. Tetapi, Spotify malas mengungkap argumenmeningkatnya pengguna berbayar.

Pihaknya hanya menyatakan kenaikan mulai berlangsung saat penerapan Lockdown di banyaknya wilayah.

“Terlepas dari seluruhnya ketidakstabilan di seluruh dunia, kami mencapai nyaris seluruhnyametrik Penting, papar Kepala Eksekutif Spotify, Daniel Ek.

Kenaikan pengguna berbayar juga berdampak besar bagi pendapatan Spotify. Terdaftar, pendapatan pelayanan musik streaming tersebut berada di angka 1,85 miliar euro (Rp3 triliun), meningkat 22% dibanding Q1 2019 yang hanya 1,5 miliar euro (Rp2,4 triliun).

Mungkin segini dulu artikel tentang Spotify Premium Kini Tembus 130 Juta Pengguna, semoga bermanfaat

1 Response to "Spotify Premium Kini tembus 130 Juta Pengguna"

  1. I read a article under the same title some time ago, but this articles quality is much, much better. How you do this.. buy spotify plays

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel